Nasib Anggaran MBG Masih Gantung, Ini Kata Menkeu Purbaya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Jumat, 12 Juni 2026, 20:49 WIB
Nasib Anggaran MBG Masih Gantung, Ini Kata Menkeu Purbaya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
rmol news logo Nasib anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum final, setelah pemerintah membuka peluang untuk mengurangi anggaran program prioritas tersebut.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi adanya komunikasi internal terkait penyesuaian anggaran MBG, namun ia masih enggan memberikan rincian. Bendahara negara itu hanya menegaskan bahwa pihaknya akan mengikut keputusan Presiden Prabowo Subianto.

"Sudah (ada komunikasi anggaran MBG). Kami ikuti keputusan Bapak Presiden," kata Purbaya di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, dikutip Jumat 12 Juni 2026.

Purbaya mengaku belum bisa memastikan besaran kebutuhan anggaran terbaru karena masih menunggu perhitungan dari Badan Gizi Nasional (BGN).

"Nanti kita tunggu dari Bu Nanik seperti apa," ujarnya.

Sebelumnya sinyal penyesuaian anggaran MBG disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Menurutnya, evaluasi pelaksanaan program menunjukkan adanya kebutuhan dana yang diproyeksikan lebih rendah dari perkiraan awal.

"Bukan pemangkasan, tapi dari hasil perhitungan, kita meyakini akan ada pengurangan kebutuhan anggaran dari Program MBG ini,” kata Prasetyo usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan), Jakarta, Kamis 11 Juni 2026.

“Jadi, dari proses penataan nanti akan bisa kita hitung dengan lebih cermat sesungguhnya anggaran yang dibutuhkan untuk Program MBG ini totalnya menjadi berapa," kata Prasetyo. 

Adapun pada tahun 2026, anggaran MBG sendiri telah ditetapkan sebesar Rp268 triliun, turun dari pagu awal Rp335 triliun.

Data Kementerian Keuangan mencatat hingga Mei 2026 penyerapan anggaran program itu telah mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53 persen dibandingkan posisi April yang sebesar Rp75 triliun.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA