Dikabarkan
Reuters, keduanya juga fokus membahas langkah-langkah selanjutnya dalam mencapai tujuan bersama.
Begitu keterangan yang dirilis Pentagon, merujuk pada pertemuan keduanya kemarin. (Rabu, 14/6).
Pertemuan itu digelar menyusul penandatanganan kontrak pembelian jet tempur F-15 dari Amerika Serikat seharga $ 12 miliar.
Nominal tersebut mencakup 36 unit F-15.
Dalam keterangan, Pentagon menyebutkan bahwa kesepakatan itu akan dapat meningkatkan kerjasama keamanan dan interoperabilitas antara AS dan Qatar.
Kesepakatan itu diselesaikan meski negara Teluk tersebut dikritik baru-baru ini oleh Presiden AS Donald Trump karena mendukung terorisme.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: