Ini adalah ulang tahun perdananya setelah menjabat di kursi nomor satu Amerika serikat awal tahun ini.
Teman dan keluarganya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Trump melalui sosial media.
Ivanka Trump, putri sulung dan penasihat presidennya, berkata: "Selamat ulang tahun untuk ayahku yang luar biasa @realDonaldTrump. Kuharap tahun yang akan datang adalah yang terbaik! "
Sean Spicer, Sekretaris Pers Gedung Putih juga menyampaikan ucapan senada melalui akun twitternya.
"Hari besar: ulang tahun Donald Trump, ulang tahun ke-242 Angkatan Darat AS dan Hari Bendera," tulisnya.
Sang istri, First Lady Melania Trump pekan lalu mengajak kerabat dan pendukungTrump menandatangani sebuah kartu digital untuk Presiden dalam sebuah email kepada pendukungnya.
"Saya membutuhkan bantuan Anda untuk menjadikannya ulang tahun yang tidak akan pernah dilupakan oleh suami saya," tulis Melania.
Trump merupakan presiden tertua yang memegang jabatan sebagai Presiden AS.
Ronald Reagan sebelumnya memegang gelar orang tertua yang memegang jabatan presiden AS. Reagan berusia 69 tahun saat dia mengambil sumpah jabatan, sementara Trump berusia 70. Reagan berusia 78 tahun ketika pada akhir masa jabatan keduanya, membuatnya menjadi orang tertua yang meninggalkan jabatannya.
Di hari ulang tahunnya, Trump mengeluarkan ucapan selamat ulang tahun bagi Angkatan Darat AS yang bertepatan dengan ulang tahunnya.
USA Today mengabarkan bahwa para pendukungnya mengucapkan selamat ulang tahun pada Trump di sejumlah sosial media.
Kelompok yang menentang Trump pun ikut berpartisipasi di hari ulang tahun Trump. Kelompok Rise and Resist mengadakan pesta "#SadBirthday" di luar Trump Tower di New York.
Mereka memberikan hadiah unik untuk Trump, yakni sebuah tiket pesawat ke Rusia,
Hadiah itu adalah bentuk sindiran bagi Trump yang saat ini tengah terlibat dalam penyelidikan dugaan hubungan antara pemerintahannya dan Rusia.
Andy Ratto, anggota organisasi protes, menggariskan alasannya untuk melakukan demonstrasi.
"Donald Trump mengusulkan kebijakan setelah kebijakan yang akan merusak Amerika," kata Ratto.
"Sementara dia berada di Washington D.C. meniup lilin di kuenya, kami akan keluar di jalan-jalan dengan mengatakan bahwa kami berharap tidak ada yang menjadi harapannya," tambahnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: