Pihak militer Myanmar memastikan hal itu awal pekan.
Jumlah jasad yang diambil naik menjadi 83 orang pada awal pekan ini karena pencarian pesawat dengan kapal dan udara yang diregangkan ke hari keenam.
Pesawat angkut Y-8-200F buatan China menghilang pada hari Rabu lalu dengan 122 tentara, anggota keluarga dan awak kapal berada dalam sebuah penerbangan mingguan dari beberapa kota pesisir selatan ke kota terbesar di Myanmar, Yangon.
Sementara penyebab kecelakaan belum ditentukan, Panglima Tertinggi Min Aung Hlaing mengatakan pada hari Minggu bahwa ada awan yang sangat besar di dekat lokasi kecelakaan pesawat.
Dia tidak menjelaskan, tapi mengatakan bahwa dia memperkirakan pesawat itu akan ditemukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: