Pada kesempatan itu, Sugiono menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung terwujudnya perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan di Myanmar.
"Menlu Sugiono menyampaikan kesiapan Indonesia untuk bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar guna mendorong dialog dan mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai," ungkap laporan Kemlu RI, dikutip Selasa, 9 Mei 2026.
Indonesia juga menegaskan keyakinannya bahwa proses perdamaian yang berkelanjutan harus bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led.
Selain itu, Indonesia kembali menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus ASEAN sebagai kerangka bersama dalam mendukung penyelesaian situasi di negara tersebut.
Dalam rangkaian kunjungannya, Sugiono juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Myanmar, U Tin Maung Swe.
Kedua pihak membahas berbagai isu bilateral dan kawasan, sekaligus menjajaki penguatan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, serta hubungan antar-masyarakat kedua negara.
Kunjungan Menlu Sugiono ke Naypyidaw juga menjadi bagian dari keterlibatan berkelanjutan negara-negara ASEAN dalam mendukung proses perdamaian dan stabilitas Myanmar.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Filipina, Thailand, dan Malaysia telah lebih dahulu melakukan kunjungan serupa ke negara tersebut.
Selama beberapa tahun terakhir, Indonesia aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan, dukungan kesehatan, serta bantuan penanggulangan bencana, termasuk saat Myanmar dilanda gempa bumi pada 2025.
BERITA TERKAIT: