Trump diperkirakan akan menghadapi tekanan dalam masalah pertahanan, perdagangan dan lingkungan saat bertemu denga para pemimpin negara-negara di Uni Eropa serta NATO.
Trump selama kampanye lalu diketahui kerap mempertanyakan relevansi aliansi militer NATO dan sedang mempertimbangkan untuk menarik Amerika Serikat keluar dari kesepakatan Paris mengenai perubahan iklim. Hal itu tentu menjadi sorotan utama Eropa.
Bukan hanya itu, Trump juga kerap mengeluarkan pernyataan miring soal kesepakatan nuklir Iran di mana Uni Eropa juga terlibat.
Dalam rangkaian acara di Brussel hari ini, Trump dijadwalkan untuk bertemu dengan chief executive Eropa Jean-Claude Juncker dan Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, yang memimpin KTT Uni Eropa.
Trump kemudian akan berkunjung ke markas baru miliaran dolar NATO di mana dia akan mengungkap sebuah peringatan untuk serangan 11 September 2001 di New York dan Washington.
Reuters mengabarkan bahwa pertemuan pemimpin Eropa dan NATO dengan Trump hari ini diharapkan akan menekankan komitmen Trump terhadap sekutu Eropa dan NATO.
Sekretaris Negara A.S. Rex Tillerson mengatakan bahwa Trump akan menekan para pemimpin NATO untuk membelanjakan lebih banyak pada pertahanan dan menanggung lebih banyak beban untuk membayar aliansi tersebut.
Tillerson menekankan bahwa Trump ingin NATO bergabung dalam perang melawan kelompok militan ISIS.
[mel]
BERITA TERKAIT: