"Operasi penyemprotan terus dilakukan untuk memastikan bahwa kota ini jelas," kata keterangan pasukan aliansi seperti dimuat Channel News Asia.
Diketahui bahwa Tabqa terletak di Sungai Efrat dan juga jalur pasokan strategis sekitar 55 kilometer sebelah barat Raqa, jantung Suriah yang disebut khilafah.
PBB telah memperingatkan kerusakan pada bendungan Tabqa yangmerupakan bendungan terbesar di Suriah dapat menyebabkan banjir besar-besaran.
Terlebih, pekerja dan teknisi bendungan telah melarikan diri dari lokasi untuk menyelamatkan diri.
Perebutan terbaru ini terjadi hanya selang sehari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan untuk menambah pasukandan senjata ke Suriah demi membantu pasukan Kurdi YPG.
Langkah ini dikecam Turki karena bagi Turi, YPG merupakan kelompok teror.
YPG merupakan bagian terbesar dari Pasukan Demokratik Suriah, yang pada hari Rabu mencetak kemenangan besar melawan IS di kota Tabqa di Suriah.
[mel]
BERITA TERKAIT: