Oposisi Bekali Diri Dengan "Senjata" Kotoran Dalam Unjuk Rasa Di Venezuela

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 11 Mei 2017, 16:40 WIB
Oposisi Bekali Diri Dengan "Senjata" Kotoran Dalam Unjuk Rasa Di Venezuela
Unjuk rasa di Venezuela/Reuters
rmol news logo Pengunjuk rasa di Venezuela melemparkan botol dan kantong kotoran ke tentara yang berjaga pada Rabu (10/5).

Aksi unjuk rasa ini adalah bagian dari gelombang prottes terhadpa Presiden Nicholas Maduro yang telah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Adegan luar biasa, yang dijuluki "Shit March" di jalan raya utama melalui Caracas, terjadi saat ribuan pendukung oposisi kembali menerjang jalanan yang mengecam krisis ekonomi Venezuela dan menuntut pemilihan segera.

"Anak-anak ini hidup dalam kediktatoran, mereka tidak memiliki pilihan lain kecuali memprotes," kata salah seorang orator.

Ratusan pengunjuk rasa tersebut banyak yang membawa batu dan yang disebut botol kaca kecil yang diisi dengan kotoran yang mereka sebut dengan koktil Poopootov, atau pelesetan kata dari molotov.

Senjata yang mereka bawa tersebut dilemparkan kepada tentara Garda Nasional menghalangi jalan mereka. Aksi itu dibalas dengan petugas yang menembakkan gas dan memutar meriam air di keramaian.

Sejauh ini setidaknya ada 39 orang yang tewas dalam kerusuhan sejak awal April, termasuk pemrotes, simpatisan pemerintah, pengamat, dan pasukan keamanan. Ratusan juga terluka dan ditangkap.

Maduro mengatakan bahwa musuh mencari kudeta dengan dorongan AS. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA