Pakistan Dan Afghanistan Minta Bantuan Google Maps Tentukan Perbatasan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 09 Mei 2017, 19:58 WIB
Pakistan Dan Afghanistan Minta Bantuan Google Maps Tentukan Perbatasan
Perbatasan dua negara/The Guardian
rmol news logo Pakistan dan Afghanistan berencana untuk menggunakan Google Maps untuk membantu menyelesaikan perselisihan perbatasan yang menyebabkan bentrokan mematikan pekan lalu.

"Pejabat dari departemen survei geologi kedua negara akan melakukan survei, dan mereka juga akan memanfaatkan Google Maps," kata seorang sumber keamanan Pakistan senior di Islamabad seperti dimuat The Guardian awal pekan ini.

Sementara itu Abdul Razeq, kepala polisi provinsi Kandahar, Afghanistan selatan, mengatakan bahwa setelah negosiasi, kedua belah pihak sepakat bahwa survei geologi harus dilakukan.

"Tim teknis kedua negara akan menggunakan GPS dan Google Maps serta cara lain untuk mendapatkan jawabannya," sambungnya.

Google mematuhi persyaratan negara-negara tertentu untuk menunjukkan perbatasan sesuai dengan tuntutan nasional.

Pakistan mewarisi perbatasan 1.500 mil dengan tetangganya yang barat saat memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947, namun Afghanistan tidak pernah secara formal mengakui hal tersebut.

Peta resmi Afghanistan mencerminkan apa yang disebut Durand Line, namun banyak nasionalis percaya bahwa perbatasan sebenarnya terletak di sungai Indus yang membentang meskipun Pakistan dan memberi India namanya. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA