"Pejabat dari departemen survei
geologi kedua negara akan melakukan survei, dan mereka juga akan
memanfaatkan Google Maps," kata seorang sumber keamanan Pakistan senior
di Islamabad seperti dimuat
The Guardian awal pekan ini.
Sementara
itu Abdul Razeq, kepala polisi provinsi Kandahar, Afghanistan selatan,
mengatakan bahwa setelah negosiasi, kedua belah pihak sepakat bahwa
survei geologi harus dilakukan.
"Tim teknis kedua negara akan menggunakan GPS dan Google Maps serta cara lain untuk mendapatkan jawabannya," sambungnya.
Google mematuhi persyaratan negara-negara tertentu untuk menunjukkan perbatasan sesuai dengan tuntutan nasional.
Pakistan
mewarisi perbatasan 1.500 mil dengan tetangganya yang barat saat
memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947, namun Afghanistan
tidak pernah secara formal mengakui hal tersebut.
Peta resmi
Afghanistan mencerminkan apa yang disebut Durand Line, namun banyak
nasionalis percaya bahwa perbatasan sebenarnya terletak di sungai Indus
yang membentang meskipun Pakistan dan memberi India namanya.
[mel]
BERITA TERKAIT: