Menurut keterangan yang dirilis oleh otoritas Afghanistan akhir pekan kemarin, pimpinan yang dibunuh itu bernama Abdul Hasib. Ia ditunjuk oleh pimpinan ISIS tahun lalu untuk menggantikan pendahulunya, Hafiz Saeed Khan yang tewas dalam serangan drone.
Hasib diduga kerap menjadi otak di balik sejumlah serangan yang dilakukan ISIS di Afghanistan.
"Operasi gabungan yang sukses ini merupakan langkah penting bagi kampanye kita untuk melawan ISIS-K di tahun 2017," kata komandan Top pasukan AS di Afghanistan, John Nicholson dalam sebuah pernyataan.
Diketahui bahwa afiliasi lokal ISIS, yang kadang-kadang dikenal sebagai Negara Islam Khorasan (ISIS-K), telah aktif sejak 2015, melawan pasukan Taliban maupun Afghanistan dan AS.
Pasukan khusus AS dan Afghanistan, yang didukung oleh serangan pesawat tak berawak dan dukungan udara lainnya, telah melakukan serangkaian operasi melawan ISIS-K sejak Maret, menewaskan puluhan pejuang mereka, terutama di Nangarhar, di perbatasan dengan Pakistan.
[mel]
BERITA TERKAIT: