Hampir semua korban adalah anak sekolah dasar.
Puluhan siswa asal Arusha itu diketahui tengah bepergian dengan bus menuju sekolah lainnya untuk mengikuti ujian. Namun di tengah jalan, sang sopir kehilangan kendali dan membuat bus tersebut terjun dari jalan di sebuah jurang yang curam di dekat kota Karatu.
Siswa tahun terakhir dari sekolah Lucky Vincent itu berusia antara 12 dan 14 tahun.
Dalam kecelakaan tersebut,dua guru dan sopir juga terbunuh dan sejumlah orang terluka.
Pejabat kemudian mencoba untuk memindahkan korban selamat dan mayat dari kendaraan tersebut.
Presiden John Magufuli mengatakan kecelakaan itu merupakan tragedi nasional.
"Kecelakaan ini memadamkan impian anak-anak ini yang sedang bersiap melayani bangsa, sangat menyakitkan bagi keluarga yang terlibat dan untuk seluruh bangsa," katanya.
Komandan polisi daerah Charles Mkumbo mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi saat bus turun di sebuah bukit yang curam dalam kondisi hujan.
"Kami masih menyelidiki kejadian tersebut untuk menentukan apakah itu disebabkan oleh cacat mekanis atau kesalahan manusia dari pihak pengemudi," tambahnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: