Trump Tegaskan Sanksi, Exxon Mobil Stop Pengeboran Di Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Sabtu, 22 April 2017, 13:53 WIB
Trump Tegaskan Sanksi, Exxon Mobil Stop Pengeboran Di Rusia
Exxon Mobil/BBC
rmol news logo Raksasa minyak Exxon Mobil tidak akan diizinkan untuk melanjutkan pengeboran di Rusia setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji untuk menegakkan sanksi.

Departemen Keuangan Amerika Serikat dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa setelah melaklukan pembicaraan dengan Trump, pihaknya tidak akan membebaskan sanksi perdagangan terhadap Rusia bagi perusahaan-perusahaan AS yang berusaha untuk memulai kembali pekerjaan.

"Dengan berkonsultasi dengan Presiden Donald J Trump, Departemen Keuangan tidak akan mengeluarkan keringanan kepada perusahaan-perusahaan AS, termasuk Exxon, yang mengotorisasi pengeboran yang dilarang oleh sanksi Rusia saat ini," kata
Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam pernyataan tersebut seperti dimuat BBC.

Exxon, perusahaan minyak terbesar negeri Paman Sam berusaha mencari dispensasi atas hal tersebut namun gagal.

Exxon sendiri diketahui memiliki usaha patungan dengan Rosneft Rusia di Laut Hitam, Laut Kutub Utara dan Siberia. Namun Exxon terpaksa menurunkan pengeboran setelah sanksi diberlakukan oleh AS kepada Rusia pada tahun 2014 menyusul aneksasi Rusia di wilayah Krimea pada tahun 2014 dan peran Rusia dalam konflik di Ukraina timur. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA