Media pemerintah China, Xinhua mengatakan bahwa peluncuran ini adalah langkah lain menuju sasaran untuk membangun sebuah stasiun ruang angkasa berawak secara permanen pada tahun 2022 mendatang.
Presiden Xi Jinping diketahui telah memprioritaskan memajukan program luar angkasa China untuk memperkuat pertahanan dan keamanan nasional.
Pesawat ruang angkasa yang diberi nama Tianzhou-1 itu akan diluncurkan pada 07:41 pagi dari Wenchang, China.
Pesaat ruang angkasa ini dirancang untuk berdermaga dengan Tiangong 2, atau "Istana Surgawi 2", di mana dua astronot menghabiskan satu bulan di ruang angkasa Oktober lalu dalam misi ruang angkasa berawak terpanjang yang pernah dilakukan di China.
Misi ini akan memberikan dasar teknologi penting untuk pembangunan stasiun ruang angkasa China.
Pesawat ruang angkasa ini dapat membawa 6 ton barang, 2 ton bahan bakar dan bisa terbang tanpa awak selama tiga bulan.
[mel]
BERITA TERKAIT: