May mengatakan bahwa ia perlu untuk memperkuat tangannya dalam pembicaraan soal hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.
Dalam keterangannya (Rabu, 19/4), seperti dimuat
ABC News, ia menyebut bahwa dirinya akan meminta House of Commons soal pemilihan tersebut, tiga tahun sebelum tanggal yang dijadwalkan berikutnya, yakni Mei 2020.
Untuk diketahui bahwa di bawah Fixed-Term Parlemen Act Inggris, pemilu diadakan setiap lima tahun sekali, tetapi Perdana Menteri dapat meminta pemilihan sela jika dua-pertiga dari anggota parlemen memilih untuk itu.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: