
Seluruh maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Kairo Mesir secara resmi diminta untuk mencegah pemegang visa imigrasi dari tujuh negara mayoritas Muslim untuk naik pesawat dengan tujuan Amerika Serikat.
Begitu keterangan pejabat maskapai Egypt Air Hossam Hussein. Aturan tersebut resmi diberlakukan pada hari ini (Minggu, 29/1), hanya dua hari sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat perintah eksekutif soal pelarangan sementara masuknya imigran dari tujuh negara mayoritas muslim.
Ketujuh negara yang dimaksud adalah dari Sudan, Yaman, Irak, Iran, Suriah, Somalia dan Libya.
Hussein, yang bertanggung jawab untuk penerbangan harian EgyptAir ke New York, mengatakan pihak berwenang di sana telah diberitahu terkait aturan baru.
Namun untuk pemegang green card atau kartu hijau, walaupun berasal dari tujuh negara tersebut, akan tetap diizinkan untuk naik pesawat. Begitu pun dengan pemegang paspor diplomatik atau pejabat pemerintah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: