Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Arga Dija Putra mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai dampak maupun kerusakan akibat gempa tersebut.
"Laporan Situasi Alhamdulillah Sampai Saat ini masih dalam keadaan Aman. belum ada Laporan yg terdampak akibat Pasca Gempa," kata Arga Dija kepada wartawan.
Menurutnya, aktivitas masyarakat pada akhir pekan ini tetap berlangsung seperti biasa.
"Untuk kegiatan aktifitas warga masih berjalan normal seperti biasa," kata Arga Dija.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada pukul 04.23.56 WIB. Pusat gempa berada di laut, sekitar 49 kilometer barat laut Jakarta, dengan kedalaman 376 kilometer.
Berdasarkan pemutakhiran BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 5,81 Lintang Selatan dan 106,56 Bujur Timur, atau sekitar 6 kilometer tenggara Kepulauan Seribu.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Gempa Mag:5.9, 12-Sep-26 04:23:56 WIB, Lok:5.81 LS,106.56 BT (6 km Tenggara KEPSERIBU-DKI), Kedlmn:376 Km, tdk berpotensi tsunami,” tulis BMKG melalui akun X @infoBMKG.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah, antara lain Cilacap, Nagrak, Kalapanunggal, Rancaekek, Lembang, Garut, Bandung, Sukabumi, Cianjur, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo hingga Malang.
Gempa juga dirasakan di sejumlah wilayah Sumatera, seperti Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman, Solok Selatan, Lemong, Semaka, Bengkunat hingga Nias Tengah.
BERITA TERKAIT: