
Militer Singapura punya pendekatan kreatif untuk menuntut pengembalian kendaraan militer yang dihentikan di Hong Kong.
Militer negara itu menyanyikan lagu berbahasa Inggris dan dialek Hokkian China sebagai kontekstualisasi kebuntuan diplomatik terkait pengembalian.
Untuk diketahui bahwa pada akhir 2016 lalu, muatan kargo berisi sembilan Terrex operator lapis baja dari Angkatan Bersenjata Singapura dihentikan di Hong Kong atas perintah China saat pengiriman dari operator komersial dari Taiwan. Di mana kendaraan-kendaraan itu telah digunakan dalam pelatihan rutin militer Singapura.
Menteri Pertahanan Singapura Eng Hen menyatakan bahwa sebagai negara berdaulat, kendaraan harus dikembalikan segera.
China sendiri belum menjelaskan soal mengapa masih menahan kendaraan tersebut. [
mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: