Begitu penegasan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada Selasa (19/5). Penegasan itu disampaikan Abbott sebagai respon atas laporan terbaru yang menyebut bahwa ada tiga orang warga negara Asutralia yang baru saja bergabung dengan ISIS dan mencoba kembali pulang ke negeri kanguru.
Pengacara salah seorang warga Australia yang ingin pulang usai bergabung ISIS itu menyebut bahwa kliennya kecewa dengan konsep jihad yang diusung oleh ISIS dan mengaku siap membantu pemeirntah untuk mencegah lebih banyak warga Australia untuk bergabung dengan ISIS.
Namun Abbott menegaskan bahwa warga Australia yang berharap bisa kembali usai bergabung dengan kelompok militan, akan ditangkap dijebloskan ke penjara.
"Jika anda pergi ke luar negeri untuk mematahkan aturan Australia, jika anda pergi ke luar negeri untuk membunuh orang-orang tak bersalah atas nama ekstrimisme sesat, jika anda pergi ke luar negeri untuk menjadi pembunuh, kita tidak akan menyambut anda kembali ke negeri ini," tegas Abbott seperti dimuat
BBC.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: