Hal ini sebagaimana tersirat dalam rekaman audio seseorang yang menyebut dirinya jurubicara ISIS Mohammed al-Adnani pada Kamis (12/3). Dalam rekaman itu, ia menyambut baik apa yang disebutnya perluasan kekhalifahan Islam ke Afrika Barat dari Boko Haram.
"Kami mengumumkan kepada Anda sebuah berita baik mengenai ekspansi kekhalifahan ke Afrika Barat karena khalifah... telah menerima sumpah setia saudara-saudara kita kelompok Sunni untuk menyebarkan jihad," bunyi rekaman tersebut sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 14/3).
Sementara pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau pekan lalu berjanji dalam video bahwa kelompoknya akan mendengar dan mematuhi pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi.
"Kami mengumumkan kesetiaan kapada khalifah... dan akan mendengar dan patuh dalam kesulitan dan kesejahteraan. Kami menyerukan kepada umat Islam dimanapun untuk bersumpah setia kepada khalifah," ujar Abubakar Shekau.
Namun begitu, belum ada kepastian lebih lanjut apakah kedua kelompok garis keras itu benar telah bersatu.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: