JK mengatakan bahwa yang disampaikan untuk Jokowi terkait ijazah adalah nasihat bukan bentuk perlawanan. JK juga menyampaikan dirinya netral dalam kasus ijazah Jokowi.
Menanggapi hal tersebut, Direktur ABC Riset & Consulting Erizal menilai terlihat sekali JK ingin kasus ijazah Jokowi yang sudah berlarut-larut ini cepat selesai.
"Apa susahnya kasih lihat selembar ijazah itu? JK kena. SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kena. AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) kena. Puan Maharani) kena. Megawati kena. Semuanya kena. Sudah tak logis," kata Erizal dalam keterangannya, dikutip Minggu 19 April 2026.
Dalam klarifikasinya, JK juga menyebut nama Megawati berkali-kali dan silakan dicek kepada beliau, kata JK.
"Semua dibongkar JK. Tapi lima tahun bersama Jokowi, itu yang tak mau dibongkar oleh JK. Agaknya JK juga masih menyimpan kartu sendiri pula," kata Erizal.
Selain itu, JK mengaku punya andil besar dalam karier politik Jokowi.
Langkah politik Jokowi sejak dari Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan ikut nyalon presiden 2014 begitu mulus.
"Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul (ternak Mulyono) itu. Jokowi jadi presiden karena saya," kata JK.
BERITA TERKAIT: