Bahlil Manis di Depan Pahit di Belakang, Berbahaya buat Prabowo

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Senin, 20 April 2026, 22:50 WIB
Bahlil Manis di Depan Pahit di Belakang, Berbahaya buat Prabowo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Hani Fathunnisa)
rmol news logo Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang tak hanya menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tetapi juga gas LPG nonsubsidi dinilai akan membahayakan pemerintahan Prabowo Subianto.

Direktur Eksekutif Ethical Politics, Hasyibulloh Mulyawan menilai, Bahlil nampak tidak memerhatikan dampak yang akan diterima rakyat Indonesia akibat kebijakan tersebut.

Menurutnya, meskipun LPG nonsubsidi dipakai oleh industri, namun tidak menutup kemungkinan kenaikan harga produk seperti makanan dan minuman ikut terdampak.

"Kebijakan pemerintah  berhubungan dengan sektor energi langsung dirasakan semua lapisan masyarakat," ujar Hasyibulloh kepada RMOL di Jakarta, Senin, 20 April 2026.

Di samping itu, ia juga memandang Bahlil inkonsisten terhadap pernyataannya terdahulu, menyebut tidak akan ada kenaikan BBM maupun LPG.

Hasyibulloh menyayangkan, ketika harga BBM maupun LPG nonsubsidi dinaikan secara tiba-tiba oleh Bahlil justru berpotensi menggerus kepercayaan publik pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Jangan hanya manis di depan secara komunikasi politik, tapi pahit di belakang yang berbeda saat eksekusi kebijakan publik," demikian Hasyibulloh menambahkan. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA