Pasalnya, dalam laporan independen yang dibuat oleh pelapor khusus PBB terkait penyiksaan, Juan Mendez yang disampaikan kepada Dewan HAM PBB pada hari ini (Senin, 9/3) itu disebutkan bahwa Australia dinilai gagal memberikan fasilitas penahanan yang memadai bagi para pencari suaka.
Dalam laporan itu juga diserukan agar pemerintah Australia mengakhiri kekerasan yang terjadi di fasilitas penahan di Pulau Manus, termasuk aksi mogok makan dan kekerasan oleh narapidana. Tidak sedikit dari mereka yang dilaporkan menghadapi penahanan tanpa batas waktu.
Seperti dimuat
Press TV, Perdana Menteri Australia Tony Abbott menolak laporan PBB tersebut dan menyebut bahwa kondisi di fasilitas penahanan di Pulau Manus wajar dan terkendali.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: