Eggi Sudjana merancang skenario agar nama Jokowi terus dibicarakan lewat kasus ijazahnya, yang sudah pernah memenjarakan Bambang Tri dan Gus Nur.
Eggi Sudjana membuat laporan masyarakat kepada Bareskrim Polri atas nama Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang dia Ketuai.
TPUA merencanakan mendatangi UGM dan rumah Jokowi di Solo. Setelah rencana itu dijalankan, tapi Eggi Sudjana memilih tak hadir atau bersembunyi. Kabarnya ia mengalami sakit.
Setelah itu Eggi Sudjana tak pernah lagi muncul, hingga Jokowi membuat laporan kepada Polda Metro Jaya.
Keberadaan Eggi banyak diwakili Rizal Fadillah dan Azam Khan, masing-masing sebagai Wakil Ketua Umum dan Sekjen.
Eggi Sudjana tiba-tiba muncul mengenakan kursi roda saat Gelar Perkara Khusus I yang diadakan Bareskrim.
Kasus ijazah ini melesat jauh seperti meteor dan tak terkendali. Laporan Jokowi benar-benar jadi perhatian polisi dan semua pihak.
Eggi Sudjana tak sekali pun muncul dalam berbagai talkshow yang setiap saat diadakan semua media, termasuk channel YouTube. Roy Suryo cs menjadi idola baru dalam kasus ini.
Awalnya orang justru menganggap Roy Suryo cs-lah tim suksesnya untuk menjaga agar nyala Jokowi tetap hidup.
Ternyata orang salah. Eggi Sudjana lebih cocok dicap sedang memerankan peran itu. Di saat Roy Suryo cs makin yakin kepalsuan ijazah Jokowi, justru Eggi Sudjana yang melaporkan sejak awal, memilih damai.
Eggi Sudjana tidak saja memilih mendatangi rumah Jokowi di Solo, tapi juga memecat semua orang yang sering mewakili dirinya sebagai Ketua Umum TPUA.
Eggi Sudjana benar-benar mengubah permainan 180 derajat. Semakin lengkap kalau Eggi Sudjana gabung dengan kuasa hukum Jokowi menghajar Roy Suryo cs.
Entah bagaimana perasaan Bambang Tri dan Gus Nur? Ia seperti salah mencari orang yang membela dirinya. Ia yang masih meyakini ijazah Jokowi palsu sampai saat ini, justru orang yang membelanya malah sudah balik badan.
Ini seperti dagelan saja, tapi hidup orang dikorbankan untuk kasus yang tak pernah jelas ini.
Kini Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa (RRT), berkasnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.
RRT benar-benar harus balik lagi kepada kasus ijazah Jokowi itu sendiri. Benar-benar yakin palsu atau sudah berubah.
Tidak hanya ilmu, tapi semuanya sedang diuji. Eggi Sudjana atau siapa pun itu tak bisa mengubah yang palsu jadi asli, begitu sebaliknya.
ErizalPemilik Akun YouTube Komentar Erizal
BERITA TERKAIT: