Mengutip keterangan pengacara yang menangani kasus warga Palestina di Israel, harian Haaretz Israel pada Jumat (6/3), penyiksaan oleh agen Shin Bet naik dari delapan kasus pada semester pertama tahun 2014 lalu.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari pengadilan militer Israel serta komite publik menentang penyiksaan di Israel ditemukan sejumlah teknik penyiksaan yang umum dilakukan seperti membuat tahanan Palestina kurang tidur, pemukulan, serta mengikat tahanan dalam posisi tekanan untuk waktu yang lama.
Seperti dimuat
Press TV, dalam beberapa kasus penyiksaan oleh Shin Bet interogator telah memaksa tersangka untuk memberikan pengakuan palsu di bawah paksaan dan mengakui kejahatan mereka tidak pernah melakukan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: