Irak Stop Serangan Udara Terhadap ISIS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 14 September 2014, 06:03 WIB
Irak Stop Serangan Udara Terhadap ISIS
ilustrasi:net
rmol news logo Pemerintah Irak menghentikan serangan udara di wilayah sipil yang dikuasai kelompok Negara Islam Suriah dan Irak (ISIS).

Perdana Menteri Irak Haider al Abadi memerintahkan penghentian tersebut untuk menanggapi protes terhadap penyerangan dua jet milik Irak dan AS di wilayah yang sebagian besar dikuasai ISIS. Pasalnya, serangan udara acapkali justru melukai warga sipil.

"Saya telah memerintahkan angkatan udara Irak untuk menghentikan penembakan terhadap daerah-daerah sipil bahkan di kota-kota yang dikendalikan oleh ISIS," kata Abadi melalui akun twitter pribadinya, seperti dikutip Reuters (Minggu,14/9).

Sebelumnya, para warga Sunni melayangkan protes karena wilayah mereka telah diserang oleh pasukan udara selama dua hari.

Pasukan udara Irak dan AS melakukan serangan tersebut untuk melumpuhkan ISIS yang berhasil merebut kota-kota Irak, seperti Mosul dan Tikrit, pada bulan Juni lalu. Terlebih, ISIS telah mengumumkan kontrol kekhalifahan Islam di daerah itu dan meniadakan eksistensi pemerintah Irak di wilayah yang dikuasainya.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA