"Saat ini masih belum jelas apakah mereka yang hilang karena terjebak di dalam rumah, hanyut oleh banjir atau belum ada komunikasi dengan para keluarga," jurubicara Kementerian Dalam Negeri Nepal, Punnya Dhakal, melaporkan, dikabarkan
Reuters (Sabtu, 16/8).
Tak hanya itu, 36 orang juga tengah menjalani pengobatan lainnya di rumah sakit terkait bencana tanah longsor maupun terserang wabah penyakit saat banjir.
Hujan yang mengguyur sejak Rabu (13/8) itu juga menyebabkan beberapa desa di dataran rendah terendam banjir akibat luapan air sungai. Banjir juga mengakibatkan akses jalan di wilayah pegunungan juga terputus.
"Lebih dari 200 rumah hancur, sementara ratusan rumah lainnya benar-benar berada di bawah air," demikian Dhakal.
Sementara itu, sekitar 3.500 warga telah diungsikan di bangunan-bangunan sekolah yang tidak terkena dampak dari banjir.
[ian]
BERITA TERKAIT: