Namun upayanya tersebut ditolak mengingat statusnya sebagai tersangka pidana.
Hal itu disampaikan oleh seorang jaksa dari kejaksaan Incheon yang mengepalai investigasi khusus, Kim Hoe-jong pada Selasa (3/6).
"Orang anonim baru-baru ini mendatangi kedutaan asing di Seoul untuk meminta suaka politik bagi Yoo," kata Kim seperti dikutip
Yonhap.
Namun ia tidak menyebutkan kedutaan besar negara apa yang dimintai suaka oleh Yoo karena alasan diplomatis.
Diketahui, Yoo merupakan buronan yang dicari sejak beberapa pekan terakhir karena dinilai bertanggung jawab atas tragedi tenggelamnya kapal feri Seweol 16 April lalu. Pemilik perusahaan Chonghaejin Marine itu dikenai serangkaian tuduhan seperti korupsi dan penyimpangan yang berujung pada tragedi yang merenggut hampir 300 nyawa itu.
Hingga saat ini, sejumlah aset Yoo telah disita oleh petugas keamanan. Aset yang disita itu adalah empat mobil mewah anak tertua Yoo, yakni Dae-kyun.
Selain itu, bulan lalu jaksa juga mengeluarkan semacam sayembara bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Yoo akan diberi imbalan sebesar 500 juta won. Sedangkan yang dapat memberikan informasi yang dapat mengarahkan pada penangkapan Dae-kyun akan diberi imbalan sebesar 200 juta won.
[mel]
BERITA TERKAIT: