Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka memperkokoh hubungan bilateral sekaligus memperdalam kemitraan strategis antara Indonesia dan Inggris di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, tampak Prabowo mengenakan coat hitam dan peci hitam turun dari tangga pesawat. Ia disambut oleh Deputy Lieutenant of Essex Mark Bevan dan Foreign Secretary’s Special Representative Adele Taylor MBE.
Turut hadir menyambut presiden yakni Duta Besar RI untuk Inggris Desra Percaya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey, serta Atase Pertahanan RI untuk Inggris Kolonel Inf. Wiyata S. Aji.
Selama berada di Inggris, Presiden dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di kantornya.
Selain itu, Prabowo juga diagendakan melakukan audiensi dengan Raja Inggris Charles III.
"Pertemuan dengan Kepala Negara Inggris tersebut akan berlangsung di St. James’s Palace sebagai bagian dari rangkaian diplomasi tingkat tinggi antara kedua negara," ungkap laporan Sekretariat Presiden.
Hubungan diplomatik Indonesia dan Inggris telah terjalin sejak Desember 1949 dan terus mengalami penguatan dari waktu ke waktu.
Seiring perjalanan sejarahnya, relasi bilateral kedua negara berkembang menjadi kemitraan yang semakin strategis, inklusif, dan saling menguntungkan.
BERITA TERKAIT: