Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan undangan tersebut masih dalam tahap pembahasan lebih lanjut antara Moskow dan Washington.
“Presiden Putin juga menerima undangan untuk bergabung dalam Board of Peace ini,” kata Peskov, seperti dikutip dari
AFP, Selasa, 20 Januari 2026.
Ia menambahkan bahwa Rusia sedang berupaya untuk “mengklarifikasi semua nuansa” terkait tawaran tersebut, tanpa menyebutkan apakah Putin cenderung menerima undangan itu atau tidak.
Gedung Putih diketahui telah menghubungi sejumlah tokoh dunia untuk duduk dalam Dewan Perdamaian Gaza, yang akan diketuai langsung oleh Presiden AS Donald Trump.
Badan tersebut bertujuan menangani berbagai konflik berkepanjangan di dunia, termasuk situasi di Gaza.
Hubungan Rusia dengan kawasan Timur Tengah sendiri mengalami pergeseran dalam beberapa tahun terakhir. Moskow sebelumnya berupaya menjaga keseimbangan hubungan dengan semua pihak utama di kawasan, termasuk Israel dan Palestina.
Namun Perang di Ukraina dan konflik di Gaza juga telah membebani hubungan Rusia dengan Israel, yang selama ini memiliki komunitas besar warga keturunan Rusia. Kremlin berulang kali mengkritik respons Israel terhadap serangan 7 Oktober dan menyerukan sikap menahan diri.
“Jalur Gaza sedang mengalami bencana kemanusiaan dalam arti yang sesungguhnya,” kata Putin, seperti dikutip kantor berita RIA Novosti, dalam pertemuannya dengan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas pada Mei lalu.
“Rusia, sebagai sahabat rakyat Palestina, berupaya memberikan bantuan secara berkelanjutan,” tambahnya.
BERITA TERKAIT: