Namun begitu, seperti dikutip
Voanews (Minggu 27/4) presiden wanita pertama Korsel itu baru mau mengesahkan pengunduran diri Park Geun-hye usai penanganan bencana kapal feri Sewol yang terjadi pada 16 April lalu dituntaskan.
Chung Hong-won mengajukan pengunduran diri pada Minggu (27/4) pagi, seiring kemarahan publik atas tanggapan pemerintahnya terhadap bencana feri Sewol yang mengakibatkan lebih dari 300 orang tewas atau hilang. Bahkan saat melakukan kunjungan ke sebuah tempat evakuasi di sebelah pulau dekat lokasi Sewol tenggelam, para keluarga korban menghujat Chung dan memblokir kendaraannya.
Ketika terbalik dan tenggelam, Sewol yang memiliki bobot 6.800 ton mengangkut ratusan pelajar dan guru dalam sebuah tur ke Pulau Jeju. Bencana itu mengguncang dan membuat marah warga Korea Selatan. Kecaman banyak ditujukan kepada para awak kapal yang meninggalkan kapal tersebut sebelum evakuasi dilangsungkan jelang kapal tenggelam.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: