Laporan
New York Post mengutip sumber Pakistan menyebut pertemuan lanjutan diperkirakan berlangsung di Islamabad dalam 36 hingga 72 jam.
Saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut, Trump merespons singkat namun optimistis.
“Itu mungkin!” ujar Trump, seoerti dikutip Jumat, 24 April 2026.
Pernyataan itu muncul sehari setelah Trump memperpanjang gencatan senjata dua pekan dengan Iran, tepat ketika masa jeda sebelumnya hampir berakhir.
Sementara itu,
Reuters melaporkan Trump belum menetapkan tenggat waktu baru untuk penghentian konflik.
Putaran pertama pembicaraan yang berlangsung 11 hari lalu belum menghasilkan kesepakatan. Amerika Serikat masih menitikberatkan pembahasan pada perselisihan terkait cadangan uranium dengan pengayaan tinggi milik Iran.
Trump ingin material itu dikeluarkan dari Iran agar tidak berpotensi dikembangkan menjadi senjata nuklir.
Namun Teheran menegaskan program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil damai dan merupakan hak kedaulatan Iran sebagai penandatangan Traktat Non-Proliferasi Nuklir.
Iran juga menuntut perang diakhiri, sanksi dicabut, reparasi diberikan, serta pengakuan atas kontrolnya di Selat Hormuz.
BERITA TERKAIT: