Kepala badan PBB yang menangani masalah pengungi Antonio Guterres menyebut angka tersebut membuat Libanon saat ini menjadi negara dengan konsentrasi pengungsi perkapita tersbesar di dunia.
"Bagi Libanon, sebuah negara kecil yang dilanda kesulitan internal, dampaknya sangat mengejutkan," kata Guterres seperti dilansir
BBC (Kamis, 3/4).
Diketahui bahwa sekitar 9.5 juta orang telah mengungsi dari Suriah ke sejumlah lokasi atau negara lain yang lebih aman sejak konflik bersenjata yang terjadi sejak 2011 lalu, termasuk Libanon.
Selain Libanon, negara tujuan pengungsi lainnya adalah Turki dengan jumlah pengungsi Suriah yang terdaftar sebanyak 670 ribu jiwa dan Yordania dengan jumlah pengungsi 600 ribu jiwa.
Konflik Suraih yang menewaskan lebih dari 150 jiwa itu kini berada dalam proses perdamaian dan pemusnahan senjata kimia di bawah pengawasan Internasional.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: