Brunei Promosikan Identitas ASEAN Lewat Permaianan Tardisional

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 27 Maret 2014, 13:40 WIB
Brunei Promosikan Identitas ASEAN Lewat Permaianan Tardisional
asean
rmol news logo . Sebuah acara yang bertajuk 'Festival of ASEAN Cultural Expressions' dibuka di Airport Mall, Brunei Darussalam pada Rabu (25/3).

Festival mini yang ditujukkan untuk memamerkan identitas kawasan ASEAN kepada dunia internasional itu digelar selama dua hari.

Sekitar 40 partisipan dari negara-negara ASEAN berpartisipasi dalam festival mini tersebut dengan menunjukkan permainan tradisional dari setiap negara anggota ASEAN.

Dalam pidato pembukaan acara tersebut, Menteri Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Dato Seri Setia Awang Haji Hazair menyebut bahwa negara-negara ASEAN memiliki banyak keberagaman termasuk dalam permainan tradisional.

"Permainan tradisional umum dan permainan tradisional lainnya dalam ASEAN dapat dengan mudah mendorong pemahaman budaya transnasional yang dapat menjadi kendaraan efektif untuk integrasi politik, ekonomi, dan budaya terkait realisasi Komunitas ASEAN 2015. Permainan tradisional dapat dilihat sebagai nilai tambah dalam hal pemahaman budaya baik dalam maupun antara komunitas antar-bangsa," jelasnya seperti dilansir Xinhua.

Ia menambahkan bahwa festival mini tersebut juga mempromosikan kerjasama yang efektif dalam bidang kebudayaan dan informasi untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai sejarah kawasan ASEAN melalui permainan tradisional antar negara anggota.

Festival mini tersebut merupakan proyek kelanjutan menyusul Bali Declaration yang disahkan pada tahun 2011 lalu terkait kesatuan ASEAN dalam keberagaman budaya menuju penguatan komunitas ASEAN. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA