Pendeteksi Sinyal Kotak Hitam Milik AS Tiba di Perth

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 26 Maret 2014, 16:04 WIB
Pendeteksi Sinyal Kotak Hitam Milik AS Tiba di Perth
rmol news logo Pendeteksi sinyal kotak hitam atau Towed Pinger Locator 25 (TPL-25) milik Angkatan Laut Amerika Serikat telah tiba di Perth, Australia pada Rabu (26/3) untuk membantu pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang diduga jatuh di perairan Samudera Hindia.

Armada ke-7 Angkatan Laut Amerika Serikat seperti dilansir New Straits Times menyebut bahwa sistem TPL-25 akan membantu menemukan lokasi pinger atau sinyal bernada tinggi yang digunakan untuk tujuan deteksi, yang berada di dalam kotak hitam MH370.

Peralatan baru tersebut memungkinkan tim mencari rekaman penerbangan pada kedalaman maksimum 20 ribu kaki. Sistem tersebut terdiri dari tarikan ikan, tarikan kabel, mesin derek, unit daya hidrolik, generator, dan konsol dek atas.

TPL-25 akan ditarik di belakang kapal dengan kecepatan lambat sekitar 1-5 knot tergantung pada kedalaman laut yang dilewati.

Setiap kotak hitam yang dipasang dalam pesawat komersial merupakan alat yang penting dalam penyelidikan kecelakaan. Rata-rata pemancar kotak hitam mengirimkan gelombang sinyal sekitar 3.7 kHz setiap detik.

TPL-25 sendiri dapat mendeteksi transmisi antara gelombang 3,5 kHz hingga 50 kHz.  [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA