Hilal merupakan Kepala Pasukan Pertahanan Nasional di Provinsi Latakia. Ia mendirikan tentara pertahanan nasional yang merupakan kelompok pejuang sipil pro-pemerintah yang memiliki landasan yang sama dengan militer Suriah.
Setelah Hilal tewas, kelompok pemberontak Jaish al-Islam mengklaim bertanggungjawab atas kejadian tersebut.
"Roket pertama ditembak sekitar pukul 7:12 malam, diikuti oleh roket lainnya lima menit kemudian. Roket-roket tersebut menargetkan rumah di mana Hilal menggelar pertemuan dengan anggota Tentara Pertahanan Nasional," kata pernyataan yang dikeluarkan oleh Jaish al-Islam di situs resminya seperti dilansir
Al Jazeera pada Senin (24/3).
Sementara, aktivis dan media setempat melaporkan bentrokan di kota Kasab, Provinsi Latakia, antara kelompok pro-pemerintah dan pemberontak. Kantor pemerintah Suriah mengklaim bahwa kelompok oposisi terlihat datang dari wilayah Turki.
Bentrokan di kota Kasab telah pecah sejak Jumat pekan lalu (21/3) dan telah menewaskan setidaknya 80 orang dari kedua belah pihak.
[ald]
BERITA TERKAIT: