Pria bersenjata menembaki mobil yang dikendarai manajer kampanye Abdullah, Faiz Zada Hamdard dan sang sopir, Shujauddin.
Jurubicara Abdullah, Sayed Fazel Sancharaki mengatakan, sebelum insiden ini terjadi Hamdard telah mendapat ancaman melalui telepon terkait kampanye.
"Ini adalah berita yang menyedihkan, yang sangat merugikan kita semua. Kami melihatnya sebagai kerugian besar," kata Sancharaki, menambahkan bahwa Abdullah telah meminta agar organisasi keamanan serius menyelidiki insiden ini. Demikian dikutip dari
AFP (Minggu, 2/1).
Serangan itu datang di saat Afghanistan sedang mempersiapkan diri menghadapi pemilu yang ditetapkan pada April 5 mendatang, untuk mencari pengganti Presiden Hamid Karzai yang telah menjabat selama dua periode.
Abdullah merupakan salah seorang dari 11 kandidat presiden yang bersaing untuk menggantikan Karzai. Hasil survei awal menyebut bahwa Abdullah mampu meraih cukup banyak suara dalam putaran pertama.
Abdullah adalah seorang dokter mata yang juga sebelumnya pernah mencalonkan diri sebagai presiden Afghanistan tahun 2009 lalu. Ia juga seorang mantan Menteri Luar Negeri di pemerintahan Karzai selama lima tahun, sebelum menjadi kritikus paling sengit di periode dua pemerintahannya.
[rus]
BERITA TERKAIT: