
Korea Selatan resmi menetapkan pelebaran zona identifikasi pertahanan udaranya kemarin (Minggu, 8/12). Pelebaran tersebut mencakup wilayah batuan karang yang berada di bawah kontrol Korea Selatan, Ieodo.
Presiden Park Geun-hye mengatakan keputusan Korea Selatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk melindungi kepentingan nasional Korea Selatan.
"Sebagai bentuk kedaulatan nasional, kita dengan hati-hati membuat keputusan untuk memaksimalkan jaminan kepentingan nasional setelah melakukan review mendalam dengan instansi terkait dan mengumpulkan pendapat dari berbagai kalangan," jelas Park ketika menggelar rapat dengan para menteri Senior (Senin, 9/12), seperti dikutip dari
Yonhap.
Park juga menyebut bahwa masalah zona pertahanan udara tersebut telah membuat situasi di Asia Timur berubah dengan cepat. Tindakan Korea Selatan tersebut merupakan respon dari deklarasi zona identifikasi pertahanan udara China pada 23 November 2013 lalu.
Pasalnya, zona pertahanan udara China yang baru tersebut tumpang tindih dengan wilayah Ieodo yang dikontrol Korea Selatan dan kepulauan Senkaku yang diperebutkan China dengan Jepang selama berabad-abad lalu.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: