"Kita kan ingin Kota Bogor tertib dan lancar," kata Walikota Bogor, Dedie Rachim kepada wartawan, Kamis 22 Januari 2026.
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) melihat banyak angkot uzur yang sudah tidak diminati penumpang. Bahkan ditemukan juga angkot ngetem tidak ada sopir di dalamnya, sehingga menimbulkan kemacetan.
"Sopirnya juga kebanyakan tidak punya SIM, dan KIR-nya tidak diurus lagi," kata Dedie.
Menurut Dedie, penataan ulang itu tentu membutuhkan kolaborasi, sinergi dan juga dukungan dari semua pihak, termasuk pelaku usaha.
"Jadi tidak lagi seperti sekarang, 1.900 angkot (bikin) macet Kota Bogor. Sementara angkotnya sudah tidak layak, banyak yang sudah tua," kata Dedie dikutip dari
RMOLJabar.
BERITA TERKAIT: