Di tengah posisi IHSG yang nyaman bertengger di level 9.000, beberapa saham grup ini mencatatkan transaksi jumbo dengan volatilitas yang menarik perhatian investor.
Bumi Resources Minerals (BRMS) dan Bumi Resources (BUMI) kembali menjadi motor utama transaksi pasar.
BRMS saat ini bergerak di kisaran Rp1.240 hingga Rp1.265. Meski sempat menyentuh angka Rp1.375 di awal tahun, saham mineral ini masih terus diburu investor asing walaupun terjadi aksi profit taking tipis pada siang ini. Sementara itu, sang induk batu bara, BUMI, terpantau sedang berkonsolidasi di level Rp386 setelah sempat mencoba menembus level psikologis Rp400.
Kejutan datang dari PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang tampil sebagai salah satu bintang di Grup Bakrie. Hingga siang ini, DEWA bergerak kuat di rentang Rp750 hingga Rp810, melanjutkan tren positifnya sebagai salah satu top gainer sejak awal tahun 2026. Sejalan dengan itu, Energi Mega Persada (ENRG) juga menunjukkan performa stabil di angka Rp1.660 hingga Rp1.700, didukung oleh sentimen positif harga minyak dunia.
Saham Bakrieland Development (ELTY) dan Bakrie Telecom (BTEL) terpantau setia berada di level Rp50.
Meski ELTY mulai menunjukkan tanda-tanda peningkatan volume transaksi di pasar negosiasi, secara umum keduanya masih tertahan di level terendah dengan likuiditas yang cukup terbatas bagi para trader harian.
Secara keseluruhan, pasar melihat saham-saham Grup Bakrie masih memiliki daya tarik tinggi, terutama pada sektor energi dan mineral yang fundamentalnya terus membaik sepanjang awal tahun 2026 ini.
BERITA TERKAIT: