"Pelepasan tahanan akan berlangsung setidaknya 48 jam setelah publikasi daftar," kata sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu malam (27/10) seperti dikabarkan
Al Jazeera.
Para tahanan tersebut ditangkap sebelum adanya penandatanganan Oslo pada 1993, atau telah ditahan selama 19 hingga 28 tahun. Sejumlah 21 tahanan diantaranya ditangkap di Tepi Barat, sementara yang lainnya ditangkap di Gaza.
Tetapi, warga Palestina mengaku bahwa mereka tidak tahu siapa saja yang disebutkan di dalam daftar tersebut. Pasalnya, daftar dituliskan dalam bahasa Ibrani.
Pembebasan tersebut dilakukan oleh Israel berdasarkan kesepakatan yang diperantarai oleh Amerika Serikat pada 30 Juli lalu. Dalam kesepakatan disebutkan bahwa Israel akan melakukan pembebasan para tahanan Palestina dalam beberapa tahap untuk dimulainya kembali pembicaraan damai antara kedua negara.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sepakat untuk membebaskan 104 tahanan Palestina di Israel secara bertahap. Tahap pertama pembebasan dilakukan pada 26 Agustus lalu. Media Israel mengatakan bahwa Netanyahu kemungkinan akan membebaskan tahanan tahap kedua pada hari Selasa atau Rabu.
[ald]
BERITA TERKAIT: