Rusia Siap Sumbang 1 Miliar Dolar AS untuk Dewan Perdamaian Gaza

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Kamis, 22 Januari 2026, 08:33 WIB
Rusia Siap Sumbang 1 Miliar Dolar AS untuk Dewan Perdamaian Gaza
Presiden Vladimir Putin berbicara dalam rapat Dewan Keamanan Rusia di Moskow, Rusia, pada 21 Januari 2026 (Foto: Sputnik/Vyacheslav Prokofyev)
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut positif gagasan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai pembentukan Dewan Perdamaian internasional untuk Gaza. Moskow menyatakan siap memberikan kontribusi besar guna mendukung stabilisasi dan pemulihan wilayah Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan.

Berbicara dalam pertemuan Dewan Keamanan Rusia di Moskow pada Rabu, 21 Januari 2026, Putin menegaskan Rusia siap mendukung inisiatif tersebut meski belum memutuskan untuk bergabung penuh. Ia bahkan menawarkan dana sebesar 1 miliar Dolar AS yang akan diambil dari aset Rusia yang saat ini dibekukan di Amerika.

“Inisiatif ini sejalan dengan hubungan khusus Rusia dengan rakyat Palestina,” kata Putin, dikutip dari RT pada Kamis, 22 Januari 2026. 

Ia menambahkan dana tersebut dapat disalurkan segera, bahkan sebelum Rusia mengambil keputusan akhir terkait keterlibatannya dalam Dewan Perdamaian.

Dewan Perdamaian yang digagas Trump dirancang sebagai badan internasional yang akan mengelola pendanaan, keamanan, serta koordinasi politik di Gaza selama masa transisi pascagencatan senjata antara Israel dan Hamas. Dewan ini juga akan bekerja sama dengan pemerintahan teknokrat Palestina.

Meski menyambut tawaran tersebut, Putin mengatakan Rusia masih memerlukan waktu untuk mempelajari rincian inisiatif dan berkonsultasi dengan mitra-mitra strategisnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Trump atas undangan bergabung dalam dewan tersebut.

Trump diketahui telah mengundang puluhan negara untuk ikut serta dalam Dewan Perdamaian. Sejumlah negara seperti Hongaria, Maroko, Vietnam, Kazakhstan, dan Argentina dilaporkan telah menerima undangan, dengan ketentuan keanggotaan gratis selama tiga tahun dan kontribusi 1 miliar Dolar AS untuk memperoleh kursi tetap. China juga telah mengonfirmasi menerima undangan, meski belum menyatakan apakah akan berpartisipasi. 

Menurut Associated Press, sekitar 5 miliar Dolar AS dari total 300 miliar Dolar AS aset Rusia yang dibekukan berada di Amerika Serikat. Putin menyebut dana Rusia yang dibekukan itu juga berpotensi digunakan di masa depan untuk pemulihan ekonomi wilayah-wilayah yang rusak akibat perang setelah tercapai kesepakatan damai antara Moskow dan Kyiv.rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA