Para aktivis pro-pemerintah mengikuti demonstrasi hari Sabtu (3/8) di Lapangan Kasbah Tunisuntuk menunjukkan dukungan publik atas “keabsahan†Partai Ennahda untuk memerintah. Pekan lalu, partai ini menghadapi demonstrasi massa dari kelompok oposisi sekuler yang menuntut pengunduran diri pemerintah karena gagal mencegah pembunuhan dua politisi oposisi.
Perdana Menteri Tunisia Ali Larayedh telah mengajak kelompok oposisi untuk mengadakan pembicaraan guna memperluas pemerintahannya. Namun begitu, ia tetap menolak pembubaran Majelis Konstituate.
"Tunisia membutuhkan kesatuan dan ketenangan nasional, sehingga militer bisa memerangi terorisme, bukan sekedar menyia-nyiakan upaya menangani demonstrasi," ujarnya sebgaimana dikutip
Voanews, Minggu (4,8).
Sebelumnya, beberapa parta oposisi di Tunisia telah mengancam akan melakukan demonstrasi anti-pemerintah yang lebih besar pada beberapa hari mendatang.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: