Keduanya diduga berselisih soal kebijakan ekonomi dan tentang kekuasaan yang dimiliki seorang perdana menteri.
Fayyad adalah perdana menteri yang dipuji karena mengalokasikan ratusan juta dolar AS bantuan internasional untuk membangun jalan-jalan, sekolah-sekolah, dan infrastruktur lain di Tepi Barat.
Tetapi ia dan Presiden Abbas sangat bertentangan mengenai kebijakan ekonomi dan kekuasaan perdana menteri. Dan hal inilah yang kemudian membuat Fayyad mundur dari jabatannya.
Pun demikian, Untuyk menunjukkan loyalitasmnya terhadap bangsa Palestina, Fayyad bersedia untuk bertahan sebagai Perdana Menteri sementara setidaknya sampai pemerintahan baru terbentuk.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: