"Jaringan itu beroperasi dengan indoktrinasi dan perekrutan pemuda Maroko yang diilhami al Qaeda untuk mengirim mereka ke luar agar bisa ikut dalam apa yang disebut jihad di Sahel Afrika", ujar pernyataan dari Kementerian itu dalam siaran persnya, seperti dikutip
Xinhua (Minggu, 25/11).
Sedikitnya 20 pemuda Maroko telah dikirim kelompok tersebut untuk berperang bersama anggota al Qaeda in the Islamic Maghreb (AQIM) dan juga beberapa sekutu lain al Qaeda yang berada di Afrika Barat, sementara beberapa lainnya dikirim ke Libya.
Menurut Kemendagri Maroko, jaringan ini melakukan perekrutan di sejumlah kota besar Maroko seperti, Kota Besar Nador, Casablanca, Guercif, Laayoune dan Kalaat Sraghna.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: