Sebagaimana dilansir kantor berita Iran,
IRNA (Minggu, 25/11), pernyataan ini rencananya akan dibacakan dalam sidang Dewan Gubernur IAEA di Wina pada 29-30 November nanti.
Dalam pernyataan itu, GNB mengatakan bahwa semua negara harus menggunakan hak mutlak mereka dan tak terbantahkan untuk pengembangan, penelitian dan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai tanpa diskriminasi serta sesuai dengan komitmen hukum terkait.
Selain itu juga disebutkan bahwa keputusan dan pilihan negara, termasuk Republik Islam Iran, untuk penggunaan teknologi nuklir damai dan kebijakan mereka pada pemutaran bahan bakar harus dihormati.
Sejak tampuk pimpinan Presiden GNB berpindah dari Mesir ke Iran pada September lalu, GNB selalu aktif menyuarakan dukungan bagi hak nuklir Iran. Pada pertemuan puncak KTT GNB di Teheran, September lalu, misalnya, para pemimpin dari negara-negara anggota GNB dengan lantang mendukung program nuklir damai Iran.
[ian]
BERITA TERKAIT: