Lebih dari 3.500 personel militer AS telah bergabung dengan 1.000 tentara Israel dalam latihan yang dijuluki "Austere Challenge 2012" atau “Tantangan Keras 2012†guna menguji coba sistem pertahanan rudal.
Pasukan dari kedua negara ini mensimulasikan serangan-serangan rudal jarak pendek maupun jarak jauh yang bisa mengancam Israel jika terjadi konflik regional.
Misil dan anti-misil telah dipasang di berbagai tempat di Israel, termasuk Arrow buatan Israel dan Patriot buatan AS.
AS juga menurunkan kapal berpeluru kendali jenis AEGIS di lepas pantai Israel. Sistem-sistem ini digunakan untuk melacak rudal-rudal yang datang dan meluncurkan rudal pencegat untuk menembak jatuh rudal-rudal penyerang itu.
"Kami sangat menghargai kesempatan untuk mengadakan latihan yang akan menjamin bahwa jika dan ketika ujian sebenarnya tiba, kita (Israel) akan jauh lebih siap bekerjasama untuk melindungi tanah Israel dari serangan rudal," ujar Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak, sebagaimana dikutip
Voanews (Sabtu, 27/10).
Latihan gabungan kedua negara itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara Israel dan Iran mengenai program nuklir kontroversial milik Republik Islam itu. Israel dan negara-negara Barat hingga saat ini masih menuduh Iran tengah berusaha mengembangkan senjata nuklir, yang mengancam Israel.
[ian]
BERITA TERKAIT: