"Ada beberapa informasi intelejen terkait sejumlah lokasi yang menunjukkan adanya pergerakan untuk mengamankan senjata kimia di Suriah," ungkap Leon Panetta sebagaimana dikutip
BBC (Sabtu, 29/9).
Laporan ini seperti membenarkan pernyataan pemerintah suriah yang sebelumnya mengatakan bahwa Suriah memiliki banyak cadangan persenjataan kimia.
Terlebih lagi, Suriah adalah salah satu negara yang menolak manandatangani Konvensi Senjata Kimia. Diyakini Suriah memiliki senjata kimia seperti gas mustar dan sarin, sebuah racun yang dapat merusak saraf.
Pihak Gedung Putih pun telah memberikan peringatan kepada Damaskus bahwa akan ada balasan setimpal jika senjata kimia tersebut mereka gunakan.
Namun demikian, hingga saat ini belum ada satupun bukti bahwa senjata kimia itu telah digunakan oleh pemerintah Suriah dalam konflik yang telah berlangsung selama 18 bulan tersebut.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: