Dikutip dari
CNBC International, Senin 27 April 2026, harga minyak mentah Brent naik lebih dari 2 persen hingga menembus sekitar 107,89 Dolar AS per barel.
Kenaikan juga terjadi pada minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI), yang sama menguat lebih dari 2 persen ke kisaran 96,63 Dolar AS per barel. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian jalur pasokan minyak.
Salah satu pemicu utama adalah batalnya rencana perundingan lanjutan antara AS dan Iran saat Washington memutuskan untuk tidak mengirim utusan ke Pakistan guna melanjutkan negosiasi.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi memang sempat melakukan perjalanan ke Islamabad. Namun, kunjungan tersebut hanya menghasilkan pertemuan dengan pejabat Pakistan tanpa adanya dialog langsung dengan pihak AS.
Pemerintah Iran juga menegaskan bahwa tidak ada pertemuan yang direncanakan dengan delegasi AS. Pernyataan ini memperjelas bahwa jalur diplomasi masih buntu, sehingga meningkatkan risiko konflik berkepanjangan.
Ketegangan semakin terasa di kawasan , jalur vital bagi distribusi minyak dunia. Garda Revolusi Iran dilaporkan sempat menaiki dua kapal kargo di sekitar wilayah tersebut, menambah kekhawatiran akan gangguan pengiriman energi global.
BERITA TERKAIT: