Akibat Sanksi Barat, Pemasukan Iran Menurun Drastis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 04 Agustus 2012, 13:39 WIB
Akibat  Sanksi Barat, Pemasukan Iran Menurun Drastis
ilustrasi/ist
rmol news logo Pembelakuan sanksi ekonomi Amerika Serikat dan sekutunya terhadap Iran telah membuat Iran mengalami kerugian besar di bidang ekonomi. Setiap harinya, Negara pengekspor minyak terbesar ketiga di dunia ini harus kehilangan pemasukan hingga 133 juta dolar AS akibat menurunnya penjualan minyak mentah.

Hal tersebut berdasarkan data dari Bloomberg News yang menyebutkan bahwa ekspor minyak Iran merosot 1,2 juta barel per hari sejak terjadinya embargo dari Uni Eropa yang aktif sejak 1 Juli lalu.

Ini berarti telah terjadi penurunan hingga 52 persen dari volume pengapalan minyak Iran pada bulan-bulan sebelumnya. Demikian sebagaimana diberitakan DailyStar (Sabtu, 4/8).

Dengan demikian, maka potensi kerugian yang harus diterima Iran akibat embargo minyak mentah mencapai 48 miliar dolar AS atau setara dengan 10 persen dari total ekonomi negeri Para Mullah tersebut.

Perdagangan minyak dunia sempat melonjak hingga mencapai rekor tertinggi pada Maret lalu, yaitu pada saat Iran menutup jalur Selat Hormuz. Tindakan serupa mungkin akan dilakukan Iran jika memang negara tersebut terdesak. Ini artinya dunia diprediksi akan kembali mengalami krisis minyak.


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA