Polisi terpaksa menggunakan robot pada awal proses pembersihan apartemen milik tersangka, James Holmes. Tindakan ini diambil setelah sebelumnya polisi dan FBI, dengan menggunakan kamera, melihat apartemen Holmes dipenuhi jebakan.
"Saya pribadi belum pernah menemukan hal seperti yang kami temukan di sana," kata Kepala Kepolisian Aurora Dan Oates sebagaimana dikutip
BBC (Minggu, 22/7).
Jebakan-jebakan yang ditemukakan polisi antara lain berupa sebuah kawat yang direntangkan di pintu masuk apartemen, sementara di dalam ruangan ditemukan toples-toples berisi peluru, bahan kimia yang bisa meledak jika bahan-bahan itu saling bercampur. Sementara itu, lebih dari 30 granat yang telah diimprovisasi.
"Apartemen ini dirancang untuk membunuh siapapun yang memasukinya," lanjut Oates.
Tak pelak ulah The Joker dari Colorado ini pun membuat polisi setempat marah dan kesal. "Jika Anda berfikir kami marah, maka kami memang benar-benar marah," sambung Oates
Saat ini tersangka yang berumur 24 tahun ini ditahan di sel isolasidemi keselamatan jiwa. Menurut rencana, dia akan menghadiri sidang di Pengadilan Arapahoe pada Senin (23/7) pada pukul 09.39 waktu setempat.
[ian]
BERITA TERKAIT: